Sunday, April 4, 2010

Tatkala Syaitan Berkata Jujur

Tatkala Nabi Adam AS diciptakan oleh Allah SWT maka seluruh makhluk bersujud kepada nabi Adam AS kecuali syaitan. Hal ini disebabkan karena kesombongannya dan merasa lebih memulia dari Adam yang diciptakan dari tanah. Akhirnya syaitanpun dilengserkan dari kedudukannya yang dulunya mulia menjadi dilaknat oleh Allah SWT. Namun sebelum dihukum syaitan mengajukan permintaan untuk dipanjangkan umurnya dan diberikan kesempatan untuk menggoda Adam dan anak cucunya (manusia). Karena Allah SWT sangat pemurah maka permintaan syaitanpun dikabulkan.





Namun pada artikel kali ini kita akan membahas tatkala syaitan berkata jujur. Mungkin terlintas dibenak teman-teman, apakah mungkin syaitan yang hobinya menyesatkan manusia bisa berkata jujur?

Baiklah tanpa berlama-lama lagi saya akan menampilkan kembali kisah tatkala Abu Hurairah ditugaskan untuk menjaga gudang zakat di bulan ramadhan. Tatkala melaksanakan tugasnya Abu Hurairah menangkap seorang pencuri. “Aku akan mengadakan kamu ke Rasulullah SAW” kata Abu Hurairah. Mendengar hal tersebut, sang pencuri berkata “Tolong jangan adukan saya, karena tanggungan saya banyak sedangkan saya orang miskin”. Akhirnya Abu Hurairah melepaskannya krena berpikir Bukankah zakat untuk orang miskin?

Keesokan harinya Rasulullah SAW berkata “Apa yang dilakukan tawananmu semalam Abu Hurairah?”. Abu Hurairah menjawab bahwa ia kasihan melihatnya karena miskin dan memerlukan makanan. “Dia bohong, nanti malam dia akan datang lagi” Kata Rasulullah SAW.

Dan ternyata betul, pencuri itu datang lagi dan tertangkap lagi. Tapi dia menjawab seperti jawaban kemarin malam dan berjanji tidak akan datang lagi maka Abu Hurairah melepaskannya. Keesokan harinya Rasulullah bertanya lagi dan jawaban Abu Hurairah tetap sama maka Rasulullah SAW berkata “ Dia bohong dan akan datang lagi nanti malam”

Mendengar kata-kata Rasulullah maka Abu Hurairah bertekad tak akan memberi ampun bila pencuri itu datang lagi. Ternyata betul pencuri itu dating lagi dan tertangkap oleh Abu Hurairah. “Kali ini kamu akan kubawa ke Rasulullah SAW karena sudah dua kali kamu berjanji tapi kamu selalu melanggarnya”. Melihat keseriusan Abu Hurairah maka pencuri itu berkata “Lepaskan saya dan kamu akan saya ajari kalimat yang berguna”. Maka Abu Hurairah bertanya “Kalimat Apakah itu?”. Maka pencuri itu menjawab “Bacalah Ayat Kursi sebelum tidur maka tuan akan selalu dipelihara Allah SWT dari gangguan syaitan sampai pagi”. Akhirnya pencuri itupun dilepaskan.

Keesokan harinya Abu Hurairah menghadap Rasulullah menceritakan pengalamannya semalam.

“Apa yang dilakukan tawananmu?” Tanya Rasulullah SAW

“ dia mengajariku untuk membaca ayat kursi sebelum tidur. Katanya jika membaca ayat kursi maka Allah SWT akan menjaga kita dari gangguan syaitan sampai pagi” Jawab Abu Hurairah. “Pencuri itu berkata benar, sekalipun sebenarnya ia tetap pendusta. Tahukah kamu siapa pencuri yang bertemu denganmu tiap malam? Tanya Rasulullah.

“Saya tidak tahu” Jawab Abu Hurairah.

“Itulah Syaitan” Kata Rasulullah SAW.

Demikianlah kisah islami kali ini.
 
Sumber di ambil dari planetaqidah.blogspot.com terima kasih infonya

4 comments:

nuansapena said...

Kisah yang menarik dengan pencerahannya!

Dimas said...

mungkin Abu Hurairah nggak baca ayat kursi ya, makanya syaitan datang terus untuk mengganggu...

warnatulisan said...

terima-kasih sahabat atas pencerahannya. Salam

Adiwa Pratama said...

ini pernah saya baca di planet aqidah.blogspot.com. tulisannya kok sama persis?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...